Tidak ada komentar 41 views
,5 / 5 ( 1voting )

Tim Penyidik Kejari Bulukumba resmi menetapkan status tersangka An. AM (Oknum Mantan Camat Bontobahari), MUndan MN (Pemilik Lahan Tahura) dalam perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi Penyalahgunaan / Penyimpangan dalam Pengablingan dan Jual Beli Tanah dalam Kawasan Hutan Raya ( Tahura) seluas 41.3 Ha di Kelurahan Tanah Lemo Kec. Bontobahari Kab. Bulukumba, pasca Penetapan para tersangka Penyidik langsung melakukan penahanan selama 20 hari kedepan di Lapas Bulukumba untuk selanjutnya segera akan dipindahkan ke Lapas Klas I A Makassar setelah mempertimbangkan alasan obyektif maupun subyektif sebagaimana yang diatur dalam Pasal 21 Ayat (1) dan (4) KUHP.

Bahwa penyidikan perkara Korupsi tersebut sudah dimulai sejak tanggal 29 Agustus 2019 dengan No. Print 01.B/P.4.22/Fd.2/08/2019 setelah Penyidik mengantongi minimal 2 Alat bukti dalam penanganan perkara tersebut dengan dugaan kerugian negara sebesar 3 Miliar, terhadap para tersangka dikenakan secara bersama sama melakukan perbuatan yang melanggar Pasal 2, Pasal 3 UU No. 31 Tahun 1999 sebagimana yang telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Bulukumba 20 September 2019

The post appeared first on kejati-sulsel.go.id.