Jaksa Agung Resmikan Pusat Kajian Kejaksaan di Unhas

oleh

JaksaMenyapa.com – Jaksa Agung HM Prasetyo meresmikan gedung Pusat Kajian Kejaksaan di Universitas Hasanuddin (Unhas) di Makassar, Selasa (10/10). Peresmian gedung ini rangkaian dari kegiatan penyerapan aspirasi penguatan Kejaksaan dalam sistem ketatanegaraan Indonesia di aula Prof Amiruddin, Fakultas Kedokteran Unhas.

Jaksa Agung Prasetyo mengatakan, Kejaksaan sebagai salah satu organ penengak hukum yang bisa melaksanakan tugasnya dengan baik.

Menurutnya, hukum harus lebih dikenal oleh masyarakat begitu pun dengan Kejaksaan. “Makanya pusat kajian kejaksaan di Unhas ini, yang pertama. Semoga lebih berkualitas dan lebih berintegritas,” katanya.

Prasetyo mengungkapkan peresmian pusat kajian kejaksaan baru pertama kali diresmikan di Indonesia. Yaitu di Kampus Unhas “Satu-satunya pusat kajian ini. Kita hargai Unhas. Mahasiswa fakultas hukum jika ingin mengabdi kepada negara ini, agar menjatuhkan pilihannya pada Korps Adhiyaksa,” harapnya.

“Saya menaruh harapan besar pada pusat kajian ini, mengingat dalam bingkai Negara Hukum sebagaimana tertuang dalam pasal 1 ayat (3) UUD 1945, diperlukan adanya lembaga penegak hukum yang independen, bersih, profesional, transparan dan akuntabel, termasuk Kejaksaan Republik Indonesia,” jelasnya.

Prasetyo melanjutkan, atas berbagai pertimbangan, sudah selayaknya Pusat Kajian Ilmu Kejaksaan mampu membedah setiap permasalahan yang dihadapi oleh Kejaksaan dari perspektif akademik.

“Saya harap agar hal tersebut tidak hanya mampu menghadirkan Kejaksaan sebagai institusi penegak hukum yang dapat mewujudkan keadilan, namun hendaknya kajian yang dilakukan kelak akan dapat memberi sumbangsih bagi kemajuan hukum di Indonesia,” tuturnya.

 

Prof Dr Farida Patittingi, Dekan Fakultas Hukum dalam kata sambutannya mengatakan, Pusat Kajian Kejaksaan ini adalah satu-satunya di Indonesia. Seluruh dana pembangunan gedungnya dari Kejaksaan diinisiasi oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulsel, Jan S Maringka yang didukung dan direstui Jaksa Agung, HM Prasetyo.

“Pusat Kajian Kejaksaan di Fakultas Hukum, Unhas ini satu-satunya di Indonesia. Kami ketiban rejeki karena bantuan seluruhnya dari Kejaksaan RI,” kata Farida Patittingi.

Farida mengatakan, pusat Kajian Kejaksaan ini pertama kali diinisiasi sejak tahun 2015. Aktif melakukan Focus Discussion Group (FGD), seminar secara berkesinambungan dan terstruktur serta didukung hasil penelitian Jan Samuel Maringka, Kajati Sulsel.

“Kesimpulannya adakah posisi kejaksaan membutuhkan penguatan secara kelembagaan dalam sistem ketatanegaraan karena kenyataannya kini kejaksaan adalah satu-satunya lembaga penegak hukum yang tidak diatur secara tegas dalam UUU atau konstitusi negara,” kata Prof Dr Farida Patittingi menyampaikan isu yang saat ini dikaji oleh lembaga yang baru dibentuk Fakultas Hukum Unhas ini.

Selain Jaksa Agung HM Prasetyo, acara ini turut dihadiri guru besar Fakultas Hukum Jimly Asshiddiqie, ketua MPR Zulkifli Hasan, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo dan Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar dan jajaran kejaksaan seluruh Sulsel dan Sulbar.(gus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *