Kejaksaan Tangkap Dokter Buronan Kasus P2SEM

oleh

Jakarta (JaksaMenyapa.com) – Tim intelijen Kejaksaan Agung RI berhasil mengamankan terpidana korupsi atas nama Bagoes Soetjipto Soelyodikoesomo. Terpidana kasus korupsi Program Penanganan Sosial Ekonomi Masyarakat (P2SEM) Jawa Timur tahun 2008 itu ditangkap di Apartemen Nusa Perdana, Johar Baru, Malaysia pada Minggu (26/11).

Jaksa Agung Muda Intelijen Jan Maringka menuturkan, Bagoes terhitung enam tahun menjadi daftar pencarian orang (DPO), sejak tahun 2011. Namun, akhirnya berkat kerjasama dengan imigrasi, Bagoes berhasil diamankan.

“Dia (Bagoes) kita amankan untuk menjalani hukumannya yang akan dilaksanakan oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, siang hari ini,” kata Maringka di kantor Kejaksaan Agung RI, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (29/11).

Maringka menjelaskan, selama enam tahun menjadi buronan, ternyata Bagoes memalsukan identitas paspornya. “Dia hampir sama seperti Gayus Tambunan yang menyamarkan identitasnya,” ungkap Maringka.

Bagoes merupakan staf ahli dari DPRD Provinsi Jawa Timur, dia merupakan terpidana dari kasus tindak pidana korupsi Program Penanganan Sosial Ekonomi Masyarakat (P2SEM) Provinsi Jawa Timur tahun anggaran 2008.

“Perbuatannya itu merugikan negara sebesar Rp 2 miliar,” tutur Maringka.

Adapun perbuatan yang dilakukan Bagoes yakni, mencari calon penerima bantuan kemudian mengajukan proposal penggunaan dana. Setelah dana berhasil dicairkan, yang bersangkutan memerintahkan dana tersebut ditransfer ke rekening miliknya, sementara penerima yang berhak hanya diberi sebagian kecil.

Lebih lanjut, Maringka menyatakan, dengan ditangkapnya Bagoes membuktikan proses hukuman di mana pun terpidana berada, akan tetap berjalan. Sehingga memberikan pesan kepada pelaku korupsi, tidak ada tempat yang aman untuk pelaku tindak kejahatan.

“Sinergitas penegakan hukum yang telah diwujudkan antara kepolisian, kejaksaan, imigrasi dan perwakilan di luar negeri menunjukkan bahwa di mana pun pelaku kejahatan berada, proses hukum akan terus mengikutinya,” pungkasnya. (JM)

Video konferensi pers

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *