Kejati Sulsel Tahan Asisten I Pemkot Makassar

JM – Asisten I Pemkot Makassar M Sabri yang menjadi tersangka dalam perkara tindak pidana korupsi penyewaan tanah negara di Kelurahan Buloa kecamatan Tallo Kota Makssar kini resmi ditahan.

Penyidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan yang memeriksa M Sabri selama lima jam akhirnya melakukan penahan terhadap Asisten I Pemkot Makassar itu di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1A Gunung Sari Makassar, Senin (10/7/2017).

Sebelumnya, Kejati Sulsel telah menetapkan tiga orang tersangka. Mereka adalah Asisten 1 Pemkot Makassar, Muh Sabri (MS) berperan selaku fasilitator. Jayanti Ramli (JR) berperan serta mengaku sebagai pemilik lahan dan Rusdin (RD). Dua nama terakhr telah masuk bui lebih dulu pada Rabu (5/7/2017) lalu.

Tindak pidana korupsi ini bermula ditemukan ketika adanya penutupan akses jalan di atas tanah negara di Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar tahun 2015 oleh salah satu tersangka.

Jayanti dan Rusdin mengakui memiliki surat garapan tahun 2003 atas tanah negara yang merupakan akses ke proyek pembangunan Makassar New Port.

Atas dasar itu, tersangka Jayanti dan Rusdin dengan difasilitasi oleh Sabri (asisten 1 kota Makassar) yang bertindak seolah olah atas nama Pemerintah kota meminta pembayaran uang sewa kepada PT.PP selaku pelaksana pekerjaan.

Uang yang diminta sebesar Rp 500 juta selama 1 tahun yang dituangkan dalam perjanjian. Padahal diketahui bahwa surat garap yg dimiliki tahun 2003 tersebut, lokasi masih berupa laut hingga di tahun 2013.(*)