Korupsi Dana Bansos, Kadis Pertanian Gowa Resmi Ditahan

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gowa Drs. H. Zulkarnaen, M.Si sejak Kamis (6/7/2017) malam ini harus merasakan pengapnya udara Lapas Kelas 1 Makassar. Penuntut Umum pada Kejari Gowa langsung menjebloskan Zulkarnaen karena yang bersangkutan diancam hukuman di atas lima tahun penjara dan ada kekhawatiran jika tersangka melarikan diri.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel Salahuddin menjelaskan, penahanan yang dilakukan terhadap tersangka berdasarkan Surat Perintah Kajari Gowa dengan nomor perintah – 01/R.4.14/RT.2/Ft.1/07/2017 tertanggal 6 Juli 2017 untuk selama 20 hari ke depan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1A Makassar.

Dalam perkara tersebut, terdakwa dalam kapasitasnya sebagai PPK diduga melakukan tindakan yang tidak sesuai petunjuk teknis (juknis), petunjuk pelaksanaan (juklak) dan pedoman umum (Pedum) kegiatan, diantaranya menyetujui inisiatif Muh. Said, SP, MM selaku tim teknis untuk menyalurkan Saprodi (Sarana Produksi) kepada kelompok tani sebelum dana cair.

Bahkan, Zulkarnaen juga memerintahkan para Kacadis (Kepala Cabang Dinas) Pertanian untuk melakukan pemotongan dana Kelompok Tani setelah dana bantuan cair yang kemudian dikumpulkan pada Hj. Besse Bolong. “Dana yang terkumpul itu sebagian digunakan untuk keperluan lain atas perintah tersangka, sehingga menimbulkan kerugian negera sebesar Rp 3.436.844.800,” ujar Kasi Penkum Kejati Sulsel Salahuddin.