Penyampaian Hasil Rakernis Dan Studi Banding

Tidak ada komentar 53 views

Pada hari ini Senin tanggal 29 April 2019 Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara (Sulut) M. Roskanedi, SH didampingi Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulut Andi M. Iqbal Arief, SH, MH, membawakan sambutan sekaligus menyampaikan Hasil Rapat Kerja Teknis (Rakernis) pada Acara Penyampaian Hasil Rakernis Bidang Tindak Khusus, Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara dan Penyampaian Hasil Studi Banding bertempat di Hotel Aston Manado.

Kegiatan yang diselenggarakan sejak pukul 08.00 Wita tersebut diikuti oleh Para Asisten, Kabag TU, para Koordinator, Para Kepala Kejaksaan Negeri, para Kasi, Kasubag dan Pemeriksa pada  Kejaksaan Tinggi Sulut, para Kasi  pidsus dan Kasi Datun pàda Kejaksaan Negeri Se-Sulut serta para  Kepala Càbang Kejaksaan Negeri.

Dalam sambutananya Kajati Sulut mengatakan pada pertemuan kali ini kita bisa saling silaturahmi, bisa saling berdiskusi dan bertukar informasi baik selaku Jaksa mauoun Individu sehingga ada keakraban diantara kita baik antarà kità di Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara dengan Kejaksaan Negeri/Cabang Kejaksaan Negeri se-Sulut. Pertemuan saat ini akan disosialisasikan hasil Rakernis Bidang Pidsus dan Datun serta pemaparn hasil Studi Banding di Jawa Timur tentàng bagàimana mereka berhasil melaksanakan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bebas Melayani (WBBM).

Agar pemaparannya secara maksimal dan berikan contoh-contoh yang konkrit sehingga kita semua dapat melaksanakan program WBK dan WBBM tersebut dengan baik. Agar kinerja yang kita lakukan dapat lebih baik dari sebelumnya dan kita berdoa mudah-mudahan Kejaksaan Tinggi Sulut jauh lebih baik dari Kejat-kejati lain di Indonesia.

Selanjutnya dalam pemàpàrànnya Kajati Sulut  menjelaskan Paparan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung RI dengan tema Meneguhkan Komitmen Peningkatan Profesionalitas dan Integritas Dalam Menjalankan Tupoksi Untuk Mewujudkan Zona Integritas Menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani dan Bebas Korupsi, yang  pada pokoknya menekankan langkah strategis dalam mewujudkan penanganan perkara tindak pidana khusus berkualitas, yaitu pertama membuat petunjuk teknis tentang pola penanganan perkara berkualitas serta petunjuk teknis pendukungnya, kedua melakukan evaluasi terhadap juknis yang ada dan ketiga  menselaraskan petunjuk Teknis yang kurang mendukung  penanganan perkara berkualitas.

Selanjunya Kajati memaparkan dari hasil Rakernis Bidang Pidsus telah menghasilkan 10 (sepuluh) rekomendasi antara lain mendorong satuan kerja Kejati, Kejari dan Cabang Kejaksaan  Negeri untuk ikut serta dalam program Zona Integritas menuju WBK/WBBM, khususnya Bidang Tindak Pidana Khusus.

Selain paparan Kajati Sulut turut dipaparkan juga Hasil Rakernis Bidang Pidana Khusus oleh Asisten Tindak Pidana Khusus Mohammad Rawi, SH, MH tentang Pola penanganan dan penyelesaian Perkara Tindak Pidana khusus yang berkualitas akan meningkatkan Kinerja Jajaran Tindak Pidana khusus.  Dilanjutkan paparàn Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara oleh Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Jurist Precisely Sitepu, SH, MH tentang Penguatan posisi Strategis Kejaksaan RI dengan mengoptimalkan peran selaku Jaksa Pengacara Negara Mendukung Keberhasilan Pembangunan Nasional.

Paparan terakhir disampaikan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Bitung Ariana Juliastuty, SH, MH tentang hasil studi Banding menuju Zona Integritas menuju WBK dan WBBM di Kejaksaan Negeri Surabaya dan Kejaksaan Negeri Situbondo. (yon/gus)

Click to view slideshow.