
Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat (Kejati Sumbar) kembali berbagi di bulan suci Ramadhan ini bagi masyarakat yang terdampak galodo atau banjir bandang, Rabu (4/3/2026).
Kegiatan penyaluran sembako dilaksanakan serentak oleh seluruh jajaran Kejaksaan di Sumatera Barat ini langsung dilepas oleh Kajati Sumbar Muhibuddin di halaman Kator Kejati Sumbar. Tampak di pelataran parkir mobil pick up hingga truk barang bukti berjajar rapi membawa 1.000 paket sembako yang akan dibagikan bagi warga kota Padang yang terdampak banjir galodo di akhir tahun 2025 lalu.
Tampak dalam liputan media, Asisten Tindak Pidana Khusus Fajar Mufti dan jajaran Jaksa bidang Pidsus turun langsung membagikan 113 paket sembako di Masjid Al-Hijrah Kampung Apa, Kecamatan Koto Tangah yang lokasinya persis beada di tepi bendungan Koto Tuo – Lubuk Minturun yang mana hingga saat ini masih ada 2 korban jiwa yang belum ditemukan.
Aspidsus Fajar Mufti berpesan ke pada warga untuk saling jaga diri karena pasca bencana ini telah banyak memberikan hikmah antara lain menjadikan diri kita lebih bertaqwa dekat pada Allh SWT, salah satunya tumbuh rasa lebih peduli dengan berbagi ataupun bersedekah. “Sembako dari Pak Kajati ini kami salurkan pada warga disini semoga bisa membantu dan bermafaat” ujarnya. Kehadiran Camat Koto Tangah Fizlan Setiawan, Lurah Lubuk Minturun, Ketua RW.04 dan Ketua RT serta babinsa setempat akan menjadi catatan penting bagi Pemkot Padang untuk tetap memperhatikan warganya yang terdampak banjir bandang yang meliputi Provinsi Sumbar, Sumut dan Aceh. (Cr7)

